Minggu, 20 Juni 2010

tugas struktur2

Normalisasi ( Unnormalized,1NF,2NF,3NF )

1. Bentuk Tidak Normal (Unnormalized Form)
Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam,tidak ada keharusan mengikuti suatu format tertentu. Data dikumpulkan apa adanya sesuai dengan saat menginput.

Berikut contoh bentuk tidak normal(unnormalized):




2. Bentuk normal ke satu /1NF(Firs Normal From)
Ciri-ciri 1NF:
 Setiap data dibentuk dalam flat file
 Tidak ada set atribut yang berulang atau bernilai ganda
 Tiap file hanya satu pengertian

Berikut contoh 1NF:



3. Bentuk normal kedua 2NF/ (Second Normal Form)
Bentuk normal ke2 mempunyai syarat yaitu bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal kesatu dan menentukan kunci.
Berikut contoh 2NF:



4. Bentuk normal ketiga 3NF
Untuk menjadi bentuk normal ketiga maka relasinya haruslah dalam bentuk normal kedua dan semua atribut bukan primer tidak punya hubungan yang transitif.
berikut contoh bentuk normal ketiga:










struktur1

Data Definition Language (DDL)
1. Command CREATE
 FUNGSI : Untuk menciptakan atau membuat database baru.
 SYNTAX : Create database nama_database;
 PARAMETER : -
 CONTOH : Create database penggajian;


 PENJELASAN : Dengan adanya Query OK, 1 row affected (0.11 sec) 
  menyatakan kalau database sudah berhasil dibuat.
2. Command SHOW
 FUNGSI : Untuk melihat database yang telah berhasil dibuat, bisa 
  juga untuk melihat tabel.
 SYNTAX : Show databases;
 PARAMETER : -
 CONTOH : Show databases;


 PENJELASAN : Kita dapat melihat database yang telah berhasil dibuat  

  yaitu database penggajian.

3.Command USE
 FUNGSI : Untuk mengaktifkan atau masuk ke dalam database.
 SYNTAX : Use nama_databases;
 PARAMETER : -
 CONTOH : Use Penggajian;
 

 PENJELASAN : Contoh gambar diatas telah diaktifkannya database, 
  setelah aktif baru diizinkan melakukan operasi-operasi 
  yang menyangkut table dan isinya.

4. Command RENAME
 FUNGSI : Untuk mengganti atau mengubah nama tabel
 SYNTAX : RENAME nama_tabel to nama_tabel baru;
 PARAMETER :-
 CONTOH : rename karyawan to pegawai;

 PENJELASAN : Tabel karyawan yang ada di database penggajian telah 
  diubah atau diganti namanya menjadi pegawai.

5. Command Drop
 FUNGSI : Untuk menghapus
 SYNTAX : DROP database nama_database yang mau dihapus;
 PARAMETER : -
 CONTOH : DROP database penggajian:

 PENJELASAN : database penggajian yang sebelumnya masih ada,dengan 
  menggunakan perintah DROP menjadi terhapus,bisa 
  dilihat pada gambar diatas database penggajian sudah 
  tidak ada lagi.


DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML)

1. Command INSERT
 FUNGSI : Menambah atau mengisi data baru kedalam tabel.
 SYNTAX : 1.INSERT INTO nama_tabel(daftar_kolom)
  values(daftar_nilai);
 
 PARAMETER : INTO, SET
 CONTOH : INSERT INTO pegawai 
  values(‘P001’,’solehnic’,’pondok karet’,’08909090’)
  (‘P002’,’stenomic’,’parit masehvic’,’08977777’);


 PENJELASAN : Dengan perintah insert kita dapat menambah data 
  baru,gambar diatas menunjukan kalau tabel pegawai
  sudah ditambah data baru.

2. Command SELECT
 FUNGSI : Untuk menampilkan data yang terdapat didalam database 
  atau tabel.
 SYNTAX : SHOW*from nama_table;
 PARAMETER : from
 CONTOH : SHOW*from pegawai;

 PENJELASAN : Dengan menggunakan perintah SELECT kita dapat 
  melihat tabel yang telah di isi dengan data, gambar diatas 
  menunjukan kalau tabel pegawai sudah diisi dengan data 
  dengan menggunakan perintah SELECT.

3. Command UPDATE
 FUNGSI : Untuk melakukan perubahan terhadap sejumlah data yang 
  ada didalam tabel yang telah dibuat.
 SYNTAX : UPDATE table_name
  set column1_name=column1_content 
  where column2_name=column2_content;
 PARAMETER : set, where
 CONTOH : UPDATE pegawai
  Set nama=’fauzan’,alamat=’pondok labu’
  where nik=’P002’;

 PENJELASAN : Dari gambar diatas kita dapat melihat isi tabel pegawai 
  yang ada, kita rubah dengan berintah UPDATE dan 
  hasilnya didapat data yang baru.

4. Command DELETE FROM
 FUNGSI : Command DELETE FROM ini berfungsi untuk 
  menghapus record yang ada pada sebuah tabel.
 SYNTAX : DELETE FROM nama_tabel WHERE nama_field =’option’;
 PARAMETER : where
 CONTOH : DELETE FROM bagian WHERE kode_bgn =’B001’;
 
 PENJELASAN : Perintah diatas akan menghapus record dari tabel obat 
  yang memiliki kode_bgn
5. DESC
 FUNGSI : Command DESC ini berfungsi untuk menampilkan struktur 
  tabel yang telah dibuat. Apa saja field yang telah dibuat, 
  type data dari field tersebut, dan primary key akan terlihat 
  disini.
 SYNTAX : DESC name_table;
 PARAMETER : -
 CONTOH : DESC bagian;

 PENJELASAN : perintah diatas akan memperlihatkan stuktur dari tabel 
  bagian yang telah dibuat seperti fieldnya,type dll.

6. Command EXPLAIN
 FUNGSI : Command EXPLAIN ini memiliki fungsi yang sama seperti 
  Desc yaitu berfungsi untuk menampilkan struktur tabel yang 
  telah dibuat, seperti nama_field, type data dari field tersebut, 
  dan primary key.
 SYNTAX : EXPLAIN nama_table;
 PARAMETER : -
 CONTOH : EXPLAIN bagian;

 PENJELASAN : perintah diatas akan memperlihatkan stuktur dari tabel 
  bagian yang telah dibuat.

7. SELECT DESCENDING
 Fungsi : Command SELECT DESCENDING ini berfungsi 
  menampilkan semua data dari bawah ke atas berdasarkan 
  field yang telah ditentukan.
 Syntax : SELECT field1, field2, dan seterusnya FROM nama_tabel 
  ORDER BY field yang jadi acuan DESC;
 Parameter : from, order by, desc
 Contoh : SELECT kode_bgn, nama_bgn, jumlah FROM bagian
  ORDER BY kode_bgn DESC;

 Penjelasan : Perintah diatas akan menampilkan data pada kode_bgnt, 
  nama_bgnt pada tabel bagian dan yang menjadi 
  acuan pengurutan data dari bawah ke atas adalah bagiant.

8. SELECT COUNT
 FUNGSI : Command SELECT COUNT ini berfungsi menampilkan 
  jumlah record yang ada dalam suatu tabel.
 SYNTAX : SELECT COUNT(*)FROM nama_tabel;
 PARAMETER : count, from
 CONTOH : SELECT COUNT(*)FROM bagian;

 PENJELASAN : Perintah diatas menampilkan jumlah record yang ada pada tabel bagian.

9. SELECT MAX
 Fungsi : Command SELECT MAX ini berfungsi untuk mencari nilai tertinggi pada sebuah field di tabel.
 Syntax : SELECT MAX(nama_field) FROM nama_tabel;
 Parameter : max, from
 Contoh : SELECT MAX(ipk) FROM mahasiswa;

 Penjelasan : Perintah diatas akan menampilkan nilai tertinggi dari field ipk pada tabel mahasiswa.

10. SELECT MIN
 Fungsi : Command SELECT MIN ini berfungsi untuk mencari nilai terendah pada sebuah field di tabel.
 Syntax : SELECT MIN(nama_field) FROM nama_tabel;
 Parameter : min, from
 Contoh : SELECT MIN(ipk) FROM mahasiswa;

 Penjelasan : Perintah diatas akan menampilkan nilai terendah dari field ipk pada tabel mahasiswa.

Sabtu, 19 Juni 2010


Tugas 3

Pembuatan Program Visual Basic 6.0 dan MYSQL.

Tahap-tahap yang harus dilakukan :

Pastikan komputer anda sudah ter install program dibawah ini:

1. Program vb 6.0

2. Program Mysql

3. Driver mysql odbc 5.1


Buatlah sebuah form dengan tampilan seperti diatas, kemudian masukkan kode programnya sebagai berikut, tapi jangan lupa menginstal Driver ODBC 5.1:

Dim koneksi As New ADODB.Connection

Function konek() As Boolean

On Error GoTo keluar

Koneksi.Open "driver=mysql odbc 5.1

driver;server=localhost;user=root;datasource=mysql;"

koneksi.CursorLocation = adUseClient

konek = True

keluar:

End Function

Private Sub Combo1_Click()

Call pilihss

Call isitabel

End Sub

Private Sub Command1_Click()

On Error GoTo keluar

Set DataGrid1.DataSource = koneksi.Execute(Text1.Text)

Call isidatabase

keluar:

If Err.Number <> 0 Then MsgBox Err.Description

End Sub

Private Sub Command2_Click()

End

End Sub

Private Sub Form_Load()

If Not konek Then

MsgBox "yach...ga'mau konek"

Else

Call isidatabase

End If

End Sub

Sub isidatabase()

Dim ss As ADODB.Recordset

Set ss = koneksi.Execute("show databases")

Combo1.Clear

Do While Not ss.EOF

Combo1.AddItem ss(0)

ss.MoveNext

Loop

End Sub

Sub isitabel()

Dim ww As ADODB.Recordset

Set ww = koneksi.Execute("show tables")

List1.Clear

Do While Not ww.EOF

List1.AddItem ww(0)

ww.MoveNext

Loop

End Sub

Sub pilihss()

Call koneksi.Execute("use " & Combo1.Text)

End Sub

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Command1.SetFocus

End If

End Sub

tugasssss............................oke!!!!!!!!!!google.com

Kamis, 08 April 2010

Kaki-Kakiku Kaku

Blog Entry

MANDALAWANGI - PANGRANGO

Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang2mu
aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu


walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku

aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta

malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua

"hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya "tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
'terimalah dan hadapilah

dan antara ransel2 kosong dan api unggun yang membara
aku terima ini semua
melampaui batas2 hutanmu, melampaui batas2 jurangmu

aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup

Jakarta 19-7-1966



Puisi ini memberiku inspirasi untuk mulai mencintai gunung. Aku gak tahu tepatnya kapan aku temukan puisi ini. Lupa. Yang aku ingat, sejak tahu puisi ini dibuat oleh Soe Hok Gie, aku mulai tertarik dengan pembuatnya. Dan tertarik juga untuk menyambangi Mandalawangi. Pengen tahu sehebat apa pesonanya sampai-sampai Gie mengidolakan tempat itu.

Bersyukur, aku gak perlu jauh-jauh cari info. Teh Dian, temanku waktu di Bandung, meminjamkan buku antiknya berjudul CATATAN SEORANG DEMONSTRAN (CSD). Kusebut antik karena warna kertasnya yang udah kuning kecoklatan dan jahitannya yang udah gak utuh lagi menampakkan kalo buku itu sudah berumur. Mungkin karena itu aku tidak menemukan puisi Mandalawangi-Pangrango dalam buku CSD, karena ada beberapa halaman yang hilang.

Soe Hok Gie, lahir di Jakarta 17 Desember 1942, seorang mahasiswa UI tahun '66 yang juga aktivis dan banyak menyuarakan tentang HAM dan tentang semua ketidakadilan yang terjadi di masa itu. Orangnya idealis, berani dan gigih. Dia mengobarkan pemikiran dan sikapnya melalui tulisan, dalam mimbar diskusi, rapat senat mahasiswa sampai berdiri di barisan terdepan dalam demonstrasi menentang rezim Soekarno. Dia juga tergabung dalam Mapala UI. Alun-alun Mandalawangi di gunung Pangrango adalah tempat favoritnya. Dia meninggal di gunung Semeru bersama seorang kawannya akibat menghirup gas beracun yang menghembus dari kawah Mahameru, tanggal 16 Desember 1969, sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27. Pada tahun 1975, makamnya dibongkar dan tulang belulang Gie dikremasi dan abunya disebar di puncak Gunung Pangrango.

Cita-cita Soe Hok Gie untuk mati di tengah alam betul-betul kesampaian. Cocok dengan ungkapan dari puisi Yunani yang suka dikutipnya; "Nasib terbaik adalah tak dilahirkan. Yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Bahagialah mereka yang mati muda."
Soe Hok Gie memang mati muda. Tapi semangatnya tetap hidup dan memberi inspirasi pada banyak orang. Sampai saat ini, puisi Mandalawangi-Pangrango menjadi puisi wajib bagi para pendaki gunung.

Kata Soe Hok Gie mati muda itu yang paling enak?


In The movies and lessons they bring, The thoughts and point of views on March 27, 2009 at 1:48 pm

Saya adalah tipe orang yang jika sangat terkesan terhadap suatu hal, baik itu merupakan lagu, film, kejadian, maupun orang, maka saya cenderung sulit lupa dengan hal itu. Demikian hal yang terjadi pada saya ketika menonton film “GIE” beberapa tahun silam. Saya ingat pada adegan terakhir, ketika tokoh utama dikisahkan telah berpulang ke rahmatullah lalu ditampilkan visualisasi ia yang berjalan di pantai, invoice yang muncul adalah pendapat Soe Hok Gie mengenai ‘anugrah yang terbaik adalah mati muda‘ dan memang demikian yang terjadi padanya, beliau meninggal pada usia yang masih muda, tentu dengan meninggalkan sesuatu.

Dalam hal ini entah mengapa saya kurang setuju dengan pendapat Soe Hok Gie. Meninggal pada usia muda, katakanlah usia remaja atau dewasa muda menurut saya merupakan sesuatu yang tidak begitu menyenangkan (walaupun tentu kita tidak dapat menentukan apakah mati itu menyenangkan atau tidak, karena tidak ada orang yang mampu mengemukakan pendapat lebih enak hidup atau mati setelah mereka meninggal kan?). Saya tidak pintar bicara tentang kematian, namun menurut saya pribadi mati muda itu ‘kentang’ atau ‘kena tanggung’.

Begini, dalam usia remaja maupun memasuki awal dewasa muda kita memasuki masa dimana kita ingin menemukan siapa diri kita yang sebenarnya. Di usia remaja kita melakukan banyak sekali pemberontakan, terhadap orangtua, terhadap aturan-aturan yang ada, terhadap skema yang telah kita miliki sebelumnya, intinya kita berada pada masa bimbang dan huru-hara. Kita seringkali merasa sebal dan marah, diperlakukan tidak adil, tidak bisa mengekspresikan diri dan idealisme karena norma- norma maupun aturan yang ada. Seringkali kita tidak mengerti mengapa peraturan ini dibuat, mengapa orangtua kita berbuat hal seperti itu kepada kita, dan sebagainya dan sebagainya.

Saya kemudian membayangkan, jika seseorang meninggal pada usia muda, atau katakanlah usia remaja atau memasuki dewasa awal, maka orang tersebut tidak akan pernah tahu kenapa orangtuanya melakukan hal seperti itu, kenapa ada peraturan ini dan itu dan mengapa sebagai remaja kita ’selalu’ memberontak. Kita tidak pernah tahu betapa sulitnya menjadi orangtua, dan sebagainya dan sebagainya. Kita mungkin juga belom bisa melihat prestasi apa yang bisa kita buat untuk mengukir eksistensi kita di dunia, untuk membalas budi kepada orangtua (saya termasuk orang yang percaya bahwa kita harus membalas budi orangtua), dan masih banyak hal lain. Mungkin yang paling tidak mengenakkan ketika meninggalkan dunia dalam usia yang masih remaja (atau muda) adalah kita masih belum menemukan jawaban dari sebagian besar keresahan yang ada dalam diri kita. Seperti itulah yang saya pikir terjadi pada Soe Hok gie.

Yah, walaupun begitu, kita juga toh tidak bisa memilih waktu kematian kita kan?

soe hok gie

Soe Hok Gie dalam kata - kata

  • Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.

  • Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.

Soe Hok Gie dalam kata - kata

  • Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.

  • Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.

  • Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.

  • Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.

  • Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.

  • Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi "manusia-manusia yang biasa". Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia.

  • Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.

  • Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.

  • Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?

  • Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis…

  • Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.

  • Bagi saya KEBENARAN biarpun bagaimana sakitnya lebih baik daripada kemunafikan. Dan kita tak usah merasa malu dengan kekurangan-kekurangan kita.

  • Potonglah kaki tangan seseorang lalu masukkan di tempat 2 x 3 meter dan berilah kebebasan padanya. Inilah kemerdekaan pers di Indonesia.

  • To be a human is to be destroyed.

  • Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.

  • Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.

  • I’m not an idealist anymore, I’m a bitter realist.

  • Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata.

  • Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.

  • Saya tak tahu mengapa, Saya merasa agak melankolik malam ini. Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas jakarta dengan warna-warna baru. Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan. Semuanya terasa mesra tapi kosong. Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan. Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia, pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya.

  • Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik.
  • Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.

  • Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.

  • Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.

  • Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi "manusia-manusia yang biasa". Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia.

  • Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.

  • Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.

  • Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?

  • Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis…

  • Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.

  • Bagi saya KEBENARAN biarpun bagaimana sakitnya lebih baik daripada kemunafikan. Dan kita tak usah merasa malu dengan kekurangan-kekurangan kita.

  • Potonglah kaki tangan seseorang lalu masukkan di tempat 2 x 3 meter dan berilah kebebasan padanya. Inilah kemerdekaan pers di Indonesia.

  • To be a human is to be destroyed.

  • Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.

  • Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.

  • I’m not an idealist anymore, I’m a bitter realist.

  • Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata.

  • Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.

  • Saya tak tahu mengapa, Saya merasa agak melankolik malam ini. Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas jakarta dengan warna-warna baru. Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan. Semuanya terasa mesra tapi kosong. Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan. Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia, pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya.

  • Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik.